Monday, November 25, 2013

Manfaat Dan Mudharat Serta Jenis Brem

Brem sebagai minuman beralkohol, jika dikonsumsi secukupnyabermanfaat mencegah stroke dan penyakit jantung. Sebaliknya menjadi mudarat dan penyebab penyakit-penyakit tersebut apabila kita berlebihan mengonsumsinya.

Apabila Anda jalan-jalan ke Jawa Timur ataupun Bali, ”brem” merupakan minuman dan makanan tradisional yang tidak boleh dilupakan sebagai oleh oleh. Rasa brem yang luar biasa membuat kita akan terus teringat akan "eksotismenya".
Kata “brem” merupakan pemikiran filsafat masyarakat Bali pada
zaman dahulu. Sejarah brem dapat dikaitkan dengan perjalanan agama
Hindu di Bali. Brem pada zaman dahulu merupakan cairan yang dipakai
sebagai pengganti darah, dalam upacara tabuh rah yang bertujuan untuk
melestarikan manusia dengan alam lingkungannya. Teknologi brem sudah
dikenal sebelum tahun 110.

Terdapat tiga jenis brem dan dua di antaranya berbentuk padat dan berikut adalah ketiga jenis brem tersebut :

*) Jenis pertama brem madiun, berwarna putih kekuningan dengan rasa manisasam.
Bentuknya menyerupai balok dengan ukuran 0,5 x 5 sampai 7 cm.

*) Jenis kedua brem wonogiri, berwarna putih dengan rasa manis dan sangat
mudah larut. Bentuknya bulat tipis dengan diameter sekitar 5 cm.

*)Jenis yang ketiga brem bali, yaitu minuman beralkohol yang sudah terkenal
dan diproduksi di Bali.

 Semua jenis brem ini dibuat dari air tape ketan. Brem bali merupakan produk cair yang mengandung alkohol, gula, pereduksi, gas CO2, dan sedikit asam organik.

Brem terbentuk dari reaksi zat tepung dengan enzim dan sedikit air sehingga menghasilkan gula. Gula yang dihasilkan bereaksi lagi dengan enzim sehingga menghasilkan alkohol
dan gas CO2.