Monday, November 25, 2013

Memahami Lafal, Tekanan, Intonasi, dan Jeda dari Teks yang Dibacakan Guru

Lafal adalah cara seseorang atau sekelompok orang dalam suatu masyarakat
bahasa mengucapkan bunyi bahasa (KKBLafalI). Dalam bahasa Indonesia terdapat
enam vokal, yaitu a, e, i, o, u, dan e pepet serta dua puluh konsonan, yaitu b, c, d,
f, g, h, i, j, k, l, m, n, p, q, r, s, t, v, w, x, y, dan z. Ada beberapa jenis untuk
peninjauan vokal, yaitu posisi bibir dan tinggi rendahnya lidah.

1. Posisi bibir, terdiri atas:
a. Vokal bundar, yaitu a, o, dan u.
b. Vokal tidak bundar, yaitu e dan i.

2. Tinggi rendahnya lidah terdiri atas:
a. Vokal depan, yaitu e dan i.
b. Vokal pusat, yaitu e (pepet).
c. Vokal belakang, yaitu a, o, dan u.

Lalu bagaimana cara memahami Memahami Lafal, Tekanan, Intonasi, dan Jeda dari Teks yang Dibacakan Guru ??
Tahukah kamu ??? bahwa Guru atau salah satu teman Anda yang akan membacakannya di depan kelas dengan lafal, tekanan, intonasi, dan jeda yang baik dan tepat. Baik sekali yaa guru kita ?? hehehe

Yang pasti konsentrasi, perhatikan setiap katanya, aktiflah untuk mencatat kata-kata penting yang di sampaikan dikarenakan di dalam bahasa indonesia terdapat banyak kata yang hampir sama bunyiknya atau kurang jelas  ketika di ucapkan misal
: besih-bersin, sabit –sakit. Dll, cara agar anda paham dengan kata yang dimaksud agar tidak salah mengartikan adalah pahami apa saja yang di sampaikan. Kata-kata penghubung yang terdapat ini sangat membantu, anda akan paham antara kata sabit atau sakit jika anda tahu kata penghubungnya misal; ayah sedang menengok bibiyang (sabit-sakit) di rumah sakit. Jawabanya pasti sakit. Jika kita mendengarkan dengan baik memahami sebuah wacana itu bukanlah hal yang susah.

Gimana sih ??? kok gak jelas banget???

Haduh ma’af ya kalau artikel admin tentang cara memahami lafal, intonasi dan jeda tidak jelas, adminya juga belum ngerti euyy,,,,:d kalau ada yang tahu share di mari yaa,,, satu orang satu opini,, nani pasti kita temukan jawabannya.... 