Friday, July 27, 2018

Hipotensi

Pengertian Hipotensi

Apa itu arti dari hipotensi? Seringkali kita lebih familiar atau lebih sering mendengar istilah hipertensi daripada hipotensi, padahal dua istilah tersebut saling berkaitan. Berbeda dengan hipertensi yang biasa kita kenal dengan darah tinggi, hipotensi adalah istilah medis dari tekanan darah rendah. Hipotensi atau tekanan darah rendah adalah keadaan dimana tekanan darah di dalam arteri lebih rendah daripada tekanan darah normal. Hipotensi dapat menyebabkan kepala terasa pusing, hal ini disebabkan otak tidak menerima darah dalam jumlah yang cukup.


Hipotensi dan Hipertensi

Kembali lagi kita bahas tentang tekanan darah, hipertensi dan hipotensi. Dalam tekanan darah, dikenal dua ukuran yang digunakan, yaitu tekanan sistolik dan tekanan diastolik. Tekanan darah normal berkisar pada 90/60 mmHg - 120/80 mmHg. Apablia tekanan darah dibawah 90/60 mmHg disebut hipotensi (darah rendah), sedangkan apabila diatas 120/80 mmHg disebut hipertensi (darah tinggi). Hipotensi dapat menyebabkan kepala terasa pusing, tubuh terasa tidak stabil, dan bahkan kehilangan kesadaran atau pingsan. Hipotensi merupakan kondisi tekanan darah kurang dari 90/60 mmHg. Hipotensi secara umum dikenal sebagai tekanan darah rendah, sedangkan sebaliknya tekanan darah tinggi disebut hipertensi. Tekanan darah normal adalah tekanan darah diatas 90/60 mmHg dan dibawah 120/80 mmHg.


Gejala, Penyebab dan Pengobatan Hipotensi

Apa saja gejala yang muncul jika mengalami hipotensi? Apakah saja yang menjadi penyebab seseorang dapat mengalami hipotensi? Lalu, bagaimana cara mengatasi, menangani atau mengobati atau cara pengobatan yang dapat ditempuh untuk hipotensi? Gejala mengalami hipotensi antara lain kepala terasa pusing, perut terasa mual, badan terasa lemah, lesu, hingga mengalami pingsan. Ada beberapa penyebab hipotensi seperti diantaranya berdiri terlalu lama, mengkonsumsi obat yang dapat menurunkan tekanan darah. Beberapa cara yang dapat ditempuh untuk mengatasi hipotensi antara lain meningkatkan jumlah asupan cairan ketubuh, tidak berdiri terlalu lama, menjaga kondisi tubuh, mengelola asupan nutrisi dengan baik.