Kegiatan Apresiasi Seni: Pengertian, Tahapan, Tujuan, Fungsi dan Manfaat

Kegiatan apresiasi seni rupa
Karya Seni Abstrak

Pengertian Apresiasi Seni

Seni merupakan karya cipta manusia dengan sifat-sifat tertentu. Karya seni menurut kamus besar bahasa indonesia adalah ciptaan yang dapat menimbulkan rasa indah bagi orang yang melihat, mendengar, atau merasakannya. Apresiasi menurut KBBI dapat berarti kesadaran terhadap nilai seni dan budaya.

Apresiasi seni adalah kegiatan melakukan pengamatan, penilaian, dan penghargaan terhadap suatu karya seni. Kegiatan apresiasi seni artinya menghayati, menikmati, dan merasakan dengan cara mencermati karya seni dengan mengerti sisi estetik seni.

Kegiatan Apresiasi Seni

Dalam mengapresiasi dan menilai suatu karya seni harus memakai kriteria atau ukuran perasaan estetis. Seniman mengekspresikan perasaan estetisnya ke dalam karya seninya lalu penikmat seni (apresiator) menghayati, memahami dan mengapresiasi karya tersebut dengan perasaannya. 
 
Kegiatan apresiasi seni akan membuat apresiator menjadi lebih peka akan nilai estetik dari suatu karya seni, baik itu seni rupa, musik dan sebagainya. Kegiatan-kegiatan yang dapat dilakukan dalam mengapresiasi suatu karya seni dapat meliputi beberapa tahapan. 

Setidaknya terdapat 6 macam kegiatan dalam apresiasi seni, yaitu persepsi, pengetahuan, pengertian, analisis, penilaian, apresiasi. Berikut adalah tahapan-tahapan apresiasi seni:

1. Persepsi

Penjelasan persepsi dalam kegiatan apresiasi seni adalah mengenalkan anak atau generasi muda tentang bentuk-bentuk karya seni di Indonesia, misalnya tari-tarian, musik, rupa, dan teater. Pada kegiatan persepsi kita dapat mengarahkan dan meningkatkan kemampuan dengan mengidentifikasi bentuk seni.

2. Pengetahuan

Tahap pengetahuan merupakan dasar dalam mengapresiasi karya seni, baik tentang sejarah maupun istilah-istilah yang umumnya digunakan di masing-masing bidang seni.

3. Pengertian

Pada tingkat pengertian merupakan tahap menerjemahkan tema ke dalam berbagai wujud seni, berdasarkan pengalaman, dalam kemampuannya dalam merasakan musik.

4. Analisis

Pada tahap analisis, di mulai dengan mendeskripsikan salah satu bentuk seni yang sedang dipelajari, menafsir objek yang diapresiasi.

5. Penilaian

Pada tahap penilaian, lebih ditekankan pada penilaian tehadap karya-karya seni yang diapresiasi, baik secara subyektif maupun obyektif.

6. Apresiasi

Apresiasi merupakan bagian dari tujuan pendidikan seni. Terdapat 3 (tiga) hal dalam kegiatan apresiasi yang menjadi bagian dari tujuan pendidikan seni, yaitu value (nilai), empathy dan feeling. Maksud value dalam kegiatan apresiasi seni adalah menilai suatu keindahan seni, pengalaman estetis, dan makna/fungsi seni dalam masyarakat. Empathy merupakan kegiatan memahami, dan menghargai. Sementara feeling, lebih pada menghayati karya seni, sehingga dapat merasakan kesenangan pada karya seni.

Pengertian Apresiasi Seni Menurut Para Ahli

1. S.E. Effendi

Pengertian apresiasi seni menurut S.E Effendi adalah mengenali karya sehingga menumbuhkan pengertian, penghargaan, kepekaan untuk mencermati kelebihan dan kekurangan terhadap karya.

2. Soedarso

Menurut Soedarso (1987) ada tiga pendekatan dalam melakukan apresiasi seni, yaitu: pendekatan aplikatif, pendekatan kesejarahan pendekatan problematik.
  1. Pendekatan aplikatif adalah pendekatan dengan cara melakukan sendiri macam-macam kegiatan seni. 
  2. Pendekatan kesejarahan adalah, dengan cara menganalisis dari sisi periodisasi dan asal usulnya.
  3. Pendekatan problematik dilakukan dengan cara memahami permasalahan di dalam seni.

pengertian kegiatan apresiasi seni
Alat-alat Musik

Tujuan dan Manfaat Apresiasi Seni

Berikut ini adalah tujuan dan manfaat dari kegiatan apresiasi seni yang berguna untuk menumbuhkan:
  1. Pengertian
  2. Penghargaan
  3. Kepekaan untuk mencermati kelebihan dan kekurangan terhadap suatu karya seni.  
Salah satu karakter yang dapat muncul dari hasil melakukan kegiatan mengapresiasi suatu karya seni adalah karakter peduli. Jadi, melakukan kegiatan apresiasi seni dapat menciptakan karakter yang peduli dan menghargai karya seni.

Bagaimana Cara Mengapresiasi Suatu Karya Seni?

Kegiatan apresiasi seni dapat dilakukan ketika kita melihat, mendengar, menyaksikan suatu karya seni. Kegiatan dalam apresiasi seni dapat dilakukan dengan beberapa cara. Berikut adalah contoh beberapa aktivitas yang termasuk dalam kegiatan apresiasi karya seni berdasarkan masing-masing bidang seni:
 

A. Apresiasi Seni Musik Klasik

Beberapa contoh kegiatan dalam mengapresiasi karya seni musik klasik diantaranya dapat dilakukan dengan:
  1. Mengenali ciri khas musiknya
  2. Memahami bentuk musik dari zamannya
  3. Mengetahui struktur musiknya
  4. Mencarmati gaya musiknya
     

    B. Apresiasi Seni Musik Tradisi

    Beberapa contoh kegiatan dalam mengapresiasi karya seni musik tradisional diantaranya dapat dilakukan dengan:
    1. Mengenali ciri-ciri khas musiknya, diantaranya: Laras, Pola tabuhan, Instrumen yang dimainkan, Struktur musiknya, Gaya musiknya
    2. Fungsi seni tersebut
    3. Ekspresif (nilai-nilai keindahan) dari karya seni itu
    4. Makna / pesan yang terkandung dalam karya seni tersenut

    C. Apresiasi Seni Tari Kreatif

    Beberapa contoh kegiatan dalam mengapresiasi karya seni tari kreatif diantaranya dapat dilakukan dengan:
    1. Mencermati identifikasi gerak
    2. Mencermati keharmonisan gerak dan musik
    3. Mencermati kreativitas gerak
    4. Mencermati kemampuan wiraga / kelenturan
    5. Mengidentifikasi jenis tari berdasarkan garapan
    6. Mengidentifikasi tari berdasarkan orientasi
    7. Mengidentifikasi berdasarkan fungsinya
     

    D. Apresiasi Seni Teater

    Beberapa contoh kegiatan dalam mengapresiasi karya seni teater diantaranya dapat dilakukan dengan:
    1. Mengidentifikasi perbedaan teater dan film
    2. Mengidentifikasi keberhasilan suatu pementasan
    3. Mengidentifikasi nada ucapan dan makna dalam dialog
    4. Mengidentifikasi plot lakon

    E. Apresiasi Seni Rupa

    Beberapa contoh kegiatan dalam mengapresiasi karya seni rupa diantaranya dapat dilakukan dengan:
    1. Memahami makna dari karya seni rupa
    2. Mencermati gaya karya seni rupa
    3. Mengidentifikasi, mencermati material karya seni rupa tersebut
    4. Elemen
    5. Estetika
     

    Intisari 

    Apresiasi seni adalah kegiatan melakukan pengamatan, penilaian, dan penghargaan terhadap suatu karya seni. Apresiasi seni artinya menghayati, menikmati, dan merasakan dengan cara mencermati karya seni dengan mengerti sisi estetik seni. Tahap-tahap apresiasi seni antara lain: persepsi,pengetahuan, pengertian, analisis, penilaian dan apresiasi.

    Belum ada Komentar untuk "Kegiatan Apresiasi Seni: Pengertian, Tahapan, Tujuan, Fungsi dan Manfaat"

    Iklan Atas Artikel

    Iklan Tengah Artikel 1

    Iklan Tengah Artikel 2

    Iklan Bawah Artikel