Sunday, December 22, 2019

Analisis Gravimetri

Salah satu metode analisis kuantitatif penetapan unsur atau senyawa suatu dalam suatu sampel dalam analisis kimia adalah analisis gravimetri. Apa itu gravimetri?

Pengertian Analisis Gravimetri

Analisis gravimetri adalah salah satu metode analisis kimia (analisis kimia kuantitatif) dalam penetapan suatu zat kimia berdasarkan beratnya. Prinsip dasar analisis gravimetri adalah unsur atau senyawa target diendapkan dengan suatu pereaksi pengendap. Endapan yang terbentuk disaring kemudian dicuci lalu dikeringkan. Setelah kering, endapan ditimbang, setelah diketahui beratnya dapat dihitung kadar zat tersebut. Secara garis besar, proses dalam kuantifikasi ini meliputi proses pengendapan, pemisahan, pengeringan endapan dan penimbangan berat. Beberapa hal yang perlu diperhatikan dalam metode analisis ini antara lain adalah:
1. Unsur atau senyawa target harus dapat terendapkan dengan sempurna
2. Endapan harus diketahui rumus molekulnya
3. Endapan bersifat murni dan mudah ditimbang

Tahap-Tahap Analisis Gravimetri

  1. Pelarutan sampel, dilakukan untuk sampel berbentuk padat
  2. Pengendapan, yaitu proses pembentukan endapan dengan cara penambahan pereaksi pengendap (contoh pereaksi pengendap NH4OH, H2SO4, HCL, NaOH)
  3. Penyaringan
  4. Pencucian, bertujuan untuk menghilangkan larutan induk yang melekat dan pengotor yang larut
  5. Pengeringan
  6. Penimbangan
  7. Perhitungan

Rumus Perhitungan Analisis Gravimetri

  • Rumus penentuan kadar unsur atau senyawa

Kadar % = berat endapan (gr) x faktor gravimetri x 100 % / berat sampel (gr)
Untuk menghitung berat unsur atau senyawa target (analit) sering digunakan faktor gravimetri yang rumusnya adalah sebagai berikut.


  • Rumus Faktor Gravimetri

FG = berat atom/molekul unsur atau senyawa target / berat molekul endapan
Faktor gravimetri dapat didefinisikan sebagai jumlah gram unsur atau senyawa target dalam 1 gram endapan.

Teknik-teknik Analisis Gravimetri

  • Teknik Pengendapan
  1. Pereaksi ditambahkan secara perlahan-lahan sambil dilakukan pengadukan
  2. Larutan dalam tahap pengendapan dalam kondisi panas
  3. Pengendapan dilakukan pada pH tertentu

Contoh Aplikasi Analisis Gravimetri

  1. Penentuan Klorida
  2. Penentuan Barium
  3. Penentuan Alumunium
  4. Penentuan Sulfat
  5. Penentuan Kalium