Analisis Gravimetri: Pengertian, Prinsip Dasar, Tahapan, Metode dan Contoh Analisis

Analisis Gravimetri: Pengertian, Prinsip Dasar, Tahapan, Metode dan Contoh Analisis

 
Salah satu metode analisis kimia kuantitatif untuk penetapan suatu unsur atau senyawa dalam suatu sampel adalah analisis gravimetri. Apa itu metode analisis gravimetri (gravimetric analysis) ? Yuk kita ulas berasama. 

Pengertian Analisis Gravimetri

Analisis gravimetri adalah merupakan salah satu metode analisis kimia kuantitatif dalam penetapan suatu zat kimia berdasarkan beratnya (penimbangan). Prinsip dasar dalam analisis gravimetri adalah berdasarkan penimbangan berat, yaitu unsur atau senyawa target diendapkan dengan suatu pereaksi pengendap. Endapan yang terbentuk disaring, kemudian dicuci, lalu dikeringkan. Setelah kering, endapan ditimbang, setelah diketahui beratnya maka dapat dihitung kadar dari zat tersebut. 


Secara garis besar, proses dalam kuantifikasi metode gravimetri ini yaitu meliputi proses pengendapan, pemisahan, pengeringan endapan dan penimbangan berat.

Terdapat setidaknya 3 hal yang perlu diperhatikan dalam metode analisis gravimetri, antara lain yaitu sebagai berikut:
  1. Unsur atau senyawa target harus dapat terendapkan dengan sempurna
  2. Endapan zat analit harus diketahui rumus molekulnya
  3. Endapan bersifat murni dan mudah ditimbang

Tahapan Analisis Gravimetri

Terdapat beberapa tahap-tahap dalam analisis gravimetri. Berikut langkah-langkah dalam melakukan analisis gravimetri.
  1. Pelarutan sampel, dilakukan untuk sampel berbentuk padat
  2. Pengendapan, yaitu proses pembentukan endapan dengan cara penambahan pereaksi pengendap (contoh pereaksi pengendap NH4OH, H2SO4, HCL, NaOH)
  3. Penyaringan
  4. Pencucian, bertujuan untuk menghilangkan larutan induk yang melekat dan pengotor yang larut
  5. Pengeringan
  6. Penimbangan
  7. Perhitungan

Rumus Perhitungan Gravimetri

1. Rumus Penentuan kadar unsur atau senyawa

Umumnya rumus penentuan kadar adalah sebagai berikut:
 
Kadar % = berat endapan (gr) x faktor gravimetri x 100 % / berat sampel (gr)

Untuk menghitung berat unsur atau senyawa target (analit) sering digunakan faktor gravimetri yang rumusnya adalah sebagai berikut.

2. Rumus Faktor Gravimetri

FG = berat atom/molekul unsur atau senyawa target / berat molekul endapan. 

Keterangan:
FG: faktor gravimetri. 
 
Faktor gravimetri dapat didefinisikan sebagai jumlah gram unsur atau senyawa target dalam 1 gram endapan. Jadi, faktor gravimetri adalah Jumlah berat (gr) analit dalam 1 gram endapan. 

Metode Analisis Gravimetri

Ada beberapa macam jenis metode analisa gravimetri, yaitu metode: 
  1. Penguapan 
  2. Pengendapan 
  3. Elektrolisis

1. Metode Pengendapan

  1. Pereaksi ditambahkan secara perlahan-lahan sambil dilakukan pengadukan
  2. Larutan dalam tahap pengendapan dalam kondisi panas
  3. Pengendapan dilakukan pada pH tertentu

Contoh Aplikasi Analisis Gravimetri

Metode analisis gravimetri biasanya digunakan dalam penentuan kadar air. Berikut ini contoh penerapan analisis gravimetri. 
1. Penentuan Klorida
2. Penentuan Barium
3. Penentuan Alumunium
4. Penentuan Sulfat
5. Penentuan Kalium


Intisari

Gravimetri adalah salah satu metode analisis kuantitatif dalam penetapan suatu zat kimia berdasarkan beratnya. Prinsip dasar analisis gravimetri yaitu unsur atau senyawa target diendapkan dengan suatu pereaksi pengendap. Beberapa macam jenis metode dalam analisa gravimetri, yaitu metode penguapan, pengendapan, elektrolisis.

 

 

Sumber Referensi

Kamus Besar Bahasa Indonesia
W. Adam, dkk. Kimia Analitik. Departemen Pendidikan Nasional

Belum ada Komentar untuk "Analisis Gravimetri: Pengertian, Prinsip Dasar, Tahapan, Metode dan Contoh Analisis"

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel