Cara Penentuan Asam, Basa, dan Netral

Bagaimana cara untuk mengetahui suatu larutan bersifat asam, basa atau netral? Berikut penjelasannya.

Untuk menentukan suatu zat apakah termasuk asam, basa, atau garam sebaiknya kita menggunakan suatu uji asam basa dengan menggunakan indikator. Indikator asam basa adalah suatu senyawa kompleks yang dapat bereaksi dengan asam-basa. Indikator tersebut akan menunjukkan sifat keasaman larutan. 

Cara Penentuan Asam, Basa, dan Netral
Indikator asam basa
 

Berikut ini adalah 4 indikator yang dapat digunakan sebagai cara untuk menentukan larutan bersifat asam, basa atau netral. 

1. Kertas Lakmus

Cara menggunakan kertas Lakmus untuk mengetahui larutan bersifat asam basa atau netral adalah dengan mencelupkan kertas lakmus kedalam larutan. Perubahan warna kertas Lakmus akan menjadi tanda apakah larutan bersifat asam, basa atau netral. 

Selengkapnya baca: Cara Menggunakan Kertas Lakmus


2. Kertas pH Universal

Kertas universal tidak hanya dapat digunakan untuk menentukan sifat asam atau basa dari suatu larutan, tapi juga dapat digunakan untuk mengetahui nilai pH larutan. Cara menggunakan pH universal adalah dengan menyelupkan kertas strip kedalam larutan lalu mencocokkan perubahan warna yang terjadi dengan skala warna yang tertempel pada kotak kertas pH universal.

 

3. Larutan Indikator Asam Basa

Larutan indikator asam basa dapat mengalami perubahan warna yang berbeda dalam larutan bersuasana asam atau basa. Caranya adalah dengan meneteskan larutan indikator pada larutan kemudian akan diketahui sifat larutan tersebut apakah bersifat asam atau basa.

 

4. Alat pH meter

Instrumen alat pH meter merupakan cara paling praktis dan mudah untuk menentukan asam basa. Cara menggunakan pH meter adalah dengan mencelupkan probe elektroda alat kedalam larutan kemudian pada layar alat akan menampilkan nilai pH larutan tersebut. Berdasarkan nilai pH yang terbaca pada alat pH meter maka kita akan dapat mengetahui apakah larutan tersebut bersifat asam atau basa. Jika nilai pH kurang dari 7 (<7) maka larutan bersifat asam, apabila nilainya lebih besar dari 7 (>7) maka larutan bersifat basa, sedangkan jika nilainya sama dengan 7 maka artinya larutan tersebut dapat dikatakan bersifat netral.

Post Test
1. Bagaimana suatu larutan bisa dibilang bersifat asam atau basa? 
Larutan dapat dikatakan bersifat asam atau basa apabila dilakukan uji dengan suatu indikator. Berdasarkan rentang nilai pH larutan bersifat asam jika nilai pH dibawah 7, bersifat basa jika diatas 7 dan bersifat netral jika bernilai 7.

2. Bagaimana cara mengetahui sifat asam pada suatu larutan? 
Berdasarkan uji dengan kertas Lakmus sifat asam suatu larutan dapat diketahui jika larutan merubah Lakmus biru menjadi merah atau memerankan Lakmus biru. 

3. Bagaimana cara mengetahui sifat basa pada suatu larutan? 
Berdasarkan uji kertas Lakmus, larutan basa dapat ditentukan jika larutan merubah Lakmus merah menjadi biru. 


Selamat belajar. Semoga membantu!

Belum ada Komentar untuk "Cara Penentuan Asam, Basa, dan Netral"

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel