Limbah: Pengertian, Karakterisitik, Jenis, Pengelolaan, Pengolahan

artikel limbah lengkap pdf/doc

Pengertian Limbah

Limbah secara umum didefinisikan sebagai zat atau bahan sisa yang dihasilkan dari suatu proses produksi. Limbah dalam pengertian yang lebih luas merupakan bahan terbuang dari berbagai aktivitas manusia ataupun alam yang belum mempunyai nilai ekonomi dan seringkali justru memiliki dampak yang bersifat negatif bagi makhluk hidup maupun lingkungan.

"Wujud limbah secara umum dapat berupa bahan sisa proses produksi, barang rusak atau cacat yang dihasilkan sewaktu produksi, hasil samping kegiatan industri atau produksi yang tidak diinginkan, barang tak terpakai dan tidak digunakan lagi."

Untuk memperkaya informasi, berikut ini beberapa definisi terkait limbah yang telah kami himpun.

Menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI), arti kata limbah adalah:
  1. sisa proses produksi.
  2. bahan yang tidak memiliki nilai atau tidak berharga untuk maksud biasa atau utama dalam pembuatan atau pemakaian.
  3. barang rusak atau cacat dalam proses produksi.

Karakteristik Limbah

Selain berukuran mikro dan bersifat dinamis, penyebaran limbah berdampak luas dan dampaknya dalam waktu lama atau jangka panjang. Terdapat setidaknya 3 (tiga) faktor yang mempengaruhi kualitas limbah, yaitu volume limbah, kandungan bahan pencemar dan frekuensi pembuangan limbah. Secara umum, karakteristik limbah dapat dikelompokkan menjadi 3 macam, yaitu karakteristik fisik, kimia, dan biologi.

A. Karakteristik Fisik

  1. Zat padat
  2. Bau, limbah umumnya menghasilkan bau akibat adanya dekomposisi zat organik dalam air limbah. Beberapas gas yang dapat menimbulkan bau antara lain hidrogen sulfida, amonia,
  3. Suhu, suhu air limbah umumnya lebih tinggi dari shu udara disekitarnya.
  4. Warna, Seringkali air limbah memiliki warna tertentu bergantung pada  kandungan limbahnya.

B. Karaktersitik Kimia

Terdapat beberapa parameter karakteristik kimia air limbah, diantaranya yaitu:
  1. a. Bahan organik, kandungan bahan organik air limbah dapat berupa protein, karbohidrat, lemak atau minyak.
  2. b. BOD atau biological oxygen demand, yaitu kebutuhan oksigen bagi mikroorganisme untuk menguraikan bahan organik yang terkandung dalam air limbah.
  3. c. COD atau chemical oxygen demand adalah jumlah oksigen yang dibutuhkan untuk mengoksidasi bahan-bahan organik yang terdapat dalam air limbah secara kimiawi.
  4. d. DO atau dissolved oxygen, yaitu jumlah oxygen terlarut dalam air.
  5. e. pH adalah tingkat keasaman, pH menunjukkan suatu air bersifat asam atau basa.

C. Karakteristik Biologi

Karakteristik biologi merupakan karakteristik yang berkaitan dengan keberadaan mikroorganisme yang terdapat dalam air limbah. Mikroorganisme seperti bakteri jenis tertentu dapat menyebabkan permasalahan kesehataan bagi manusia. Salah satu jenis bakteri yang digunakan sebagai indikator adalah bakteri E. Coli.

Jenis-jenis Limbah

Setidaknya terdapat 3 klasifikasi penggolongan limbah, yaitu berdasarkan sumber, jenis senyawa, dan wujudnya.
pengertian limbah, karakteristik limbah, jenis limbah, limbah adalah
Jenis Limbah

A. Jenis limbah berdasarkan sumbernya dapat digolongkan menjadi:

  1. Limbah pemukiman
  2. Limbah Industri
  3. Limbah Perkantoran
  4. Limbah Pertanian
  5. Limbah Peternakan
  6. Limbah Pertambangan
  7. Limbah Pariwisata
  8. Limbah Rumah Sakit/Medis

B.Jenis limbah berdasarkan jenis senyawanya terdiri dari:

  1. Limbah Organik adalah limbah limbah yang mengandung senyawa-senyawa organik atau bersumber dari makhluk hidup. Contoh: sampah dedaunan, sampah sayuran dan buah-buahan, dan sebagainya.
  2. Limbah Anorganik adalah limbah yang lebih banyak mengandung senyawa-senyawa anorganik. Contoh: kaca, plastik, logam, besi, dan sebagainya.
  3. Limbah Bahan Berbahaya dan Beracun (B3) adalah limbah yang mengandung senyawa atau bahan beracun dan berbahaya.

C. Jenis limbah berdasarkan wujudnya dikelompokkan menjadi 3, yaitu:

  1.  Limbah Padat adalah limbah yang berbentuk padatan atau berada dalam fasa padat.
  2.  Limbah Cair adalah limbah yang berbentuk cairan atau berada dalam fase cair, limbah cair juga didefinisikan sebagai air yang mengandung atau membawa sampah atau limbah.
  3.  Limbah Gas adalah limbah yang berbentuk gas atau berada dalam fasa gas, biasanya dihasilkan dari proses pembakaran.

Pengelolaan Limbah

Salah satu tujuan pengelolaan limbah adalah untuk menghindari pencemaran dan melindungi makhluk hidup disekitar. Beberapa kegiatan yang dapat dilakukan dalam upaya pengurangan dampak negatif limbah adalah:
  1. Reducue adalah usaha untuk mengurangi produksi sampah.
  2. Reuse artinya penggunaan kembali, maksudnya menggunakan produk atau barang yang bisa digunakan kembali.
  3. Recyle artinya mendaur ulang barang yang sudah tidak dipakai sehingga dapat dimaanfatkan kembali.
  4. Treatment atau pengolahan limbah adalah upaya mengolah limbah sebelum dibuang ke lingkungan.
  5. Disposal adalah pembuangan limbah yang dapat dilakukan di Tempat Pembuangan Akhir Limbah (TPA).

Pengolahan Limbah

"Seringkali peristiwa atau kasus pencemaran lingkungan yang dilaporkan terjadi akibat adanya polutan dari suatu limbah yang masuk ke lingkungan. Pencemaran yang disebabkan oleh limbah dapat dihindari dengan melakukan pengolahan sebelum pembuangan limbah ke lingkungan."
Sebelum dibuang ke lingkungan, idealnya limbah harus diolah terlebih dahulu. Hal ini bertujuan untuk menghindari terjadinya permasalaahan lingkungan di kemudian hari. Kualitas limbah erat kaitannya dengan kandungan bahan pencemar yang terkandung didalamnya. Dengan pengolahan yang baik dan benar, kandungan bahan pencemar dalam limbah dapat dikurangi atau dihilangkan sehingga dapat meminimalisir potensi terjadinya pencemaran lingkungan.

A. Pengolahan Limbah Cair

Air limbah dapat diolaah dengan menggunakan waste water threatment plant (wwtp) atau IPAL (Instalasi Pengolahan Air Limbah).  pengolahan air limbah dapat dikelompokkan menjadi dua, menurut tingkatan perlakuan menurut karakteristik limbah

B. Pengolahan Limbah Padat

Penanganan limbah padat dapat dilakukan dengan penimbunan ke dalam tanah, pengkomposan pada limbah-limbah organik, dan pembakaran menggunakan insinerator.

C. Pengolahan Limbah Udara

Belum ada Komentar untuk "Limbah: Pengertian, Karakterisitik, Jenis, Pengelolaan, Pengolahan"

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel